Turunkan dan Cegah Stunting dengan DASHAT Berkah Gizi

Kunjungan Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN Bapak Dr. Edi Setiawan S.Si, M.Sc, M.SE didampingi oleh Ibu Dra Mahdalena Wati Yulia M.Si Kaper BKKBN Prov. Riau, Bapak Doni Sali Irwan SE, MPH dan Ibu Ermayani, SE1 ke Kampung KB Berkah Bersama dalam rangka silaturahmi bersama beberapa Tim DASHAT Berkah Gizi Kelurahan Air Dingin, Kec. Bukit Raya Pekanbaru pada Jumat, 15 Oktober 2021.

DASHAT Berkah Gizi merupakan inovasi upaya dalam Penurunan dan Pencegahan Stunting. DASHAT Berkah Gizi merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga yang beresiko Stunting yang memiliki remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan baduta yang keluarganya kurang mampu. Melalui pemanfaatan sumber daya lokal termasuk bahan makanan lokal yang dapat di padukan dengan sumber daya/kontribusi dari mitra lainnya.

Kegiatan DASHAT Berkah Gizi melakukan tiga MODEL. Model Sosial melalui swadaya masyarakat CSR, Model Komersil Kelompok UPPKA WANITA TANI & HIDROPONIK dan Model Kombinasi UPPKA & KIE Stan Penyuluhan.

DASHAT Berkah Gizi melakukan terobosan dengan :
1. Satu sendok beras setiap hari mampu cegah stunting
2. Dua butir telor bagi kader setiap bulan nya
3. Dua ribu rupiah setiap bulan nya mampu cegah stunting.
4. Filosofi piring. Dengan satu piring bubur kacang hijau atasi stunting.

Bpk Direktur jumpa langsung kepada pelaku keluarga yang peduli Stunting. Dalam wawancara Bpk Direktur menanyakan mengapa mau kasih beras satu sendok setiap hari nya dan dengan senang hati ibu menjawab saya ikhlas dan suka kalo bisa membantu masyarakat yang tidak mampu, dan semoga saya dapat membantu selamanya terhadap keluarga yang tidak mampu yang menjadi sasaran stunting.